TPST AYANI dibangun pada tahun 2014 sebagai salah satu kegiatan pengelolaan sampah untuk tahap jangka menengah. Pembangunannya dibiayai oleh dana APBD Provinsi Jawa Timur cq. Dinas Kebersihan dan dilanjutkan dengan dana APBN Badan Pengkajian dan Penerapan Teknologi (BPPT). Dana ini diperuntukkan sebagai dana operasional riset, pendidikan dan pelatihan dalam rangka kegiatan pengelolaan sampah kota secara terpadu menuju zero waste dengan pendekatan 3R di skala kawasan.
TPST AYANI melayani beberapa Kelurahan Kecamatan Magersari dengan KK lebih kurang 1000. Kapasitas olahannya mencapai 2 – 4 ton/hari. Kegiatan utama pengolahan di TPST ini adalah pengomposan yang pemilahan sampah organiknya langsung dilakukan di TPST juga.. Selain pengomposan yang bisa menampung sedikitnya 2 ton per hari, di TPST ini juga melakukan pemilahan sampah anorganik yang terdiri dari plastik, kertas, kaleng, dan sampah B3 dari rumah tangga. Sampah kemasan kemudian didaur ulang menjadi aneka produk seperti tas, dompet, payung dan sebagainya.
Sebagai gambaran, TPST.yang berlokasi di lahan 500 meter persegi ini memakan investasi Rp 100 – 500 juta/ton dengan biaya operasional antara Rp100.000 – Rp 500.000/ton. TPST saat ini mempekerjakan 6 orang untuk kegiatan operasional sehari-hari seperti memilah, mencacah sampah organik, menyiram dan membolak-balikkan, mengayak, dan mengemas kompos yang telah jadi.
No comments:
Post a Comment